Beberapa Perbedaan Utama Antara Anjing dan Kucing

Anjing dan Kucing

Dalam hal olahraga, kucing mungkin bukan teman olahraga yang ideal. Hanya karena kucing bergerak cepat dan bermain game pada beberapa kesempatan dengan keluarga manusianya, mereka tidak dianggap atletis menurut definisi. Di sisi lain, anjing adalah teman olahraga yang baik. Banyak ras anjing yang suka berlari, mendaki, dan melakukan perjalanan sepanjang perjalanan.

Meskipun kucing tidak tertarik berolahraga, bukan berarti mereka lamban. Kucing menggunakan otot rampingnya untuk melompat / menerkam mangsanya, baik itu mainan dengan bulu yang bergoyang dari satu sisi karpet ke sisi lainnya.

Anjing dan kucing sangat berbeda dalam hal waktu bermain. Kebanyakan anjing suka bermain tangkap sementara kucing biasanya menonton bola dilemparkan lalu berjalan ke arahnya, tidak tertarik untuk bergabung dalam permainan.

Waktu bermain yang menyenangkan bagi seekor kucing adalah menerkam kaki pemiliknya saat sedang tidur di bawah selimut. Kucing aktif di malam hari sehingga mereka suka bermain di malam hari sementara anjing mungkin tidur nyenyak.

Mentalitas Kemas

Anjing adalah anggota kelompok dan sepanjang sejarah, telah bekerja dalam kelompok. Untuk alasan ini, mereka menganggap orang tua mereka sebagai pemimpin kelompok karena mencari arahan dan mengikutinya dengan saksama. Mereka bekerja sama satu sama lain untuk mencapai sesuatu dan karena itu, anjing akan terlibat dengan rutinitas pemiliknya sebagai cara untuk berhubungan dengan mereka.

Secara alami, kucing adalah hewan soliter. Mereka sangat mandiri dan seringkali tidak bergantung pada manusia kecuali untuk kebutuhan dasar mereka seperti makanan dan kotak pasir. Mereka senang sendirian bahkan untuk waktu yang lama. Manusia perlu berinisiatif untuk berhubungan dengan kucing. Meski bukan hewan kawanan, bukan berarti mereka tak senang digaruk di punggung oleh keluarga manusia.

Tingkah laku

Anjing suka bermain dan aktif pada siang hari. Mereka mungkin tidur siang pada beberapa kesempatan tetapi selalu lebih suka berada di samping keluarga manusia mereka. Di sisi lain, kucing tidur hampir sepanjang hari dan mulai aktif sebelum temannya pergi tidur.

Mereka lebih suka bermain pada malam hari tetapi beberapa kucing menemukan waktu untuk bersama orang tua peliharaan mereka bahkan pada siang hari. Kucing cenderung menyesuaikan lebih banyak pada jadwal keluarga manusia mereka dengan bantuan rutinitas.

Anjing sangat berbeda dari kucing dalam hal suaranya. Anjing menggonggong, menggeram atau melolong sementara kucing mengeong atau menggeram.

Kucing mengirimkan sinyal peringatan dengan melengkungkan punggungnya dan saat bulu di punggungnya terangkat. Sebaliknya, anjing akan memberi peringatan dengan tatapan mata dan gigi tajamnya. Anjing dan kucing sering kali mengeluarkan suara seperti menggeram atau menggeram untuk memperingatkan orang atau hewan lain agar menjauh.

Sulit untuk membandingkan secara dekat perilaku anjing dan kucing karena seperti halnya manusia, bisa ada perbedaan besar antara kepribadian keduanya. Beberapa anjing adalah introvert sementara kucing lainnya ekstrovert. Perilaku mereka sebagian dapat bergantung pada spesies dan ras mereka. Sisanya ditentukan oleh kepribadian dan lingkungan individu mereka, tempat mereka dibesarkan.